Bisnis Daur Ulang Plastik Kemasan


Makalah Pengantar Bisnis

“ Tentang Bisnis Daur Ulang Plastik Kemasan “





Disusun oleh :

1.    Adinda Putri                ( 20217142)

2.    Anisa monita lestari     ( 20217790 )

3.    Armietha Dessy           ( 20217975 )

4.    Mutia Shabira              ( 24217319 )

5.    Regita Puspa ningrum ( 25217026 )

Kelas : 1EB18

Dosen : S.Tiwi Anggraeni




Universitas Gunadarma

2017/2018

BAB I

PENDAHULUAN


1.1            Latar Belakang

Plastik adalah material yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Kemajuan teknologi dan industri membuat aktivitas produksi plastik semakin meningkat. Hampir semua produk menggunakan plastik baik sebagai kemasan atau bahan dasar. Material plastik banyak digunakan karena memiliki kelebihan dalam sifatnya yang ringan, transparan, tahan air, serta harganya relatif murah dan terjangkau oleh semua kalangan masyarakat. Segala keunggulan ini membuat plastik digemari dan banyak digunakan hampir setiap aspek kehidupan manusia. Akibatnya, jumlah produksi plastik yang akan menjadi sampah pun terus bertambah.

Kurangnya kesadaran akan limbah dan tingkat konsumsi masyarakat serta aktivitas lainnya yang semakin bertambah mengakibatkan sampah terus menumpuk di Tempat Pembuangan Air (TPA). Sampah yang umum ditemukan di TPA antara lain botol minuman,deterjen, dan kantong plastik. Sampah-sampah yang kurang menarik tersebut membuat kita enggan melihat bahkan meliriknya. Padahal jika kita mau mengolahnya dengan benar, usaha ini dapat menjadi sumber daya.

1.2            Masalah

1.      Jelaskan latar belakang di didirikannya bisnis butik daur ulang !

2.      Kapan butik daur ulang didirikan?

3.      Darimana asal sumber sampah plastik ?

4.      Apa saja produk yang di hasilkan oleh butik daur ulang ?

5.      Harga jual barang per item ?

6.      Bagaimana cara pendistribusian produk agar dikenal oleh masyarakat ?

7.      Promosi apa yang dilakukan agar dapat menarik minat pelanggan untuk membeli barang yang kita jual?

1.3            Tujuan

1.     Agar mengetahui bahwa sampah plastik dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat.

2.     Mendapatkan keuntungan dari pemanfaatan limbah plastik sebagai produk yang memiliki harga jual.




BAB II

ISI

2.1 Latar Belakang di Didirikannya Butik Daur Ulang ( Project B Indonesia)

Keprihatinan dan kecemasan Hijrah Purnama terhadap limbah sampah plastik mulai ia rasakan ketika duduk di bangku kuliah. Bermula dari mencuci sampah plastik yang dilakukannya bersama teman-temannya, lalu sampah-sampah tersebut dikumpulkan dalam kamar kost. Sejenak, ia bingung dan belum tercetus ide untuk mengolah sampah plastik tersebut menjadi bermanfaat dan berdaya guna.  Ide untuk mendaur ulang sampah menjadi barang-barang layak guna akhirnya lahir. Ia bersama koleganya menamakan usaha daur ulang sampah mereka yaitu Project B Indonesia.

 Butik Daur Ulang ( Project B Indonesia ) adalah merupakan salah satu butik yang ada di jalan Sukoharjo No.132 A,Condong Catur, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman,, Daerah, Sleman, Condongcatur, Kec.Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55283 Jogja. Butik Daur Ulang adalah butik yang berbeda dari butik pada kebanyakan yang ada di Jogja. Sesuai dengan namanya Butik Daur Ulang menyediakan berbagai jenis barang yang berasal dari daur ulang sampah non organik.

Latar belakang yang menjadi di buatnya project B indonesia adalah keprihatinan pendiri usaha butik daur ulang itu sendiri yang bernama Hijrah Purnama.

Awalnya hanya itu, banyaknya kantin/cafe atau yang biasa kita sebut burjo di lingkungan kampus menggerakkan kami untuk berbuat sesuatu. Di bangku kuliah selalu disuguhkan materi-materi tentang pengelolaan lingkungan membuat kami merasa risih dengan sampah yang dibiarkan begitu saja, hanyut di sungai, ditimbun ataupun dibakar. Orang-orang melakukan hal tersebut karena tidak paham, jadi kalo bukan kami? Siapa lagi yang peduli? Begitu yang terbesit didalam pikiran beberapa tahun yang lalu.”kata hijrah purnama melalui wawancara yang dilakukan oleh mongabay-indonesia.

Butik daur ulang project B Indonesia didirikan pada April 2008 dengan anggota berjumlah empat orang dan semuanya masih berstatus mahasiswa, dua mahasiswa S1 dan dua lagi mahasiswa S2. Tapi sekarang butik daur ulang sudah memiliki 14 pegawai yang bekerja di bidang produksi dan pemasaran. Boleh dibilang kegiatan ini tanpa modal, berawal dari hobi sering nongkrong di burjo, akhirnya memberanikan diri untuk meminta pemilik burjo untuk mengumpulkan sampah plastik kemasan. Satu minggu sekali diambil dan selama satu tahun pertama setiap Sabtu dan Minggu, kegiatan kami adalah menghitung, mencuci dan menjemur sampah plastik. Setelah kering sampah dipilah sesuai jenisnya. Sambil berjalan kami melatih kemampuan komunikasi kepada masyarakat. Kegiatan awal kami lakukan dengan sosialisasi pengelolaan sampah di beberapa desa di wilayah Sleman, Bantul dan Kota Yogyakarta. Sambutannya luar biasa, satu tahun pertama kami sudah bisa membuat beberapa desa secara sukarela mengumpulkan sampah plastik yang dihasilkan setiap rumah untuk disetorkan kepada kami.


2.2 Sumber Sampah Plastik

sampah plastik yang akan di olah menjadi produk yang bermanfaat berasal dari masyarakat. Butik daur ulang mengelolanya dalam bentuk Bank Sampah. Tapi berbeda dengan bank sampah pada umumnya, mereka hanya menerima sampah kemasan. Sebelum masyarakat menabung butik daur ulang mengadakan sosialisasi tata cara penabungan , pengelolaan rekening , dan pencairan dana. Saat ini butik daur ulang telah ada 150 nasabah. Pengelolaan bank sampah ini juga cukup unik, jika bank sampah lain hidup dari hasil tabungan nasabah melalui pemotongan langsung berupa biaya administrasi,berbeda dengan sistem dengan butik daur ulang. Mereka tidak melakukan pemotongan sedikit pun dari sampah yang ditabungkan oleh masyarakat.

Bagaimana mereka mengelola bank sampah ? dengan cara jualan produk , kemudian memutar semua keuntungan penjualan untuk biaya pengelolaan termasuk kegiatan sosialisasinya yang dilakukan setiap bulannya, promosi, pameran dan kegiatan lainnya.


2.3Produk Yang di Hasilkan

Butik daur ulang yang berlokasi di condongcatur, yogyakarta ini memiliki 60 desain berbagai produk.contohnya :

1.      Tas ransel

2.      Tas sekolah

3.      Tas belanja

4.      Tas laundry

5.      Tas tempat makan

6.      Dompet

7.      Tempat jilbab

8.      Tempat jas

9.      Gantungan kunci

10.  Pernak-pernik

11.  Tempat pena , dan masih banyak lagi.

Barang-barang diatas disediakan oleh Butik Daur Ulang dengan penampilan yang sangat unik dan menarik. Sampah non organik yang dikumpulkan, di olah sedemikian rupa menjadi sesuatu yang bermanfaat dan disukai oleh masyarakat. Butik Daur Ulang bekerja sama dengan ibu-ibu PKK dalam pengumpulan sampah.

Ibu-ibu PKK sangat antusias dalam kegiatan ini, karena Butik Daur Ulang siap membeli setiap kemasan sampah yang mereka kumpulkan, sehingga sampah-sampah ini menghasilkan uang. Hal ini berlaku untuk siapapun yang ingin mengumpulkan sampah dan menjual ke Butik Daur Ulang.

Visual yang menjadi ciri utama produk-produk butik daur ulang di jaga menempati posisi penting sebagai daya jual konsumen. Kualitas produk dengan menjaga standard produksi merupakan hal yand ditekankan oleh butik daur ulang.

2.4 Harga Jual Per Item

Harga yang di jual oleh hijrah relatif murah dan terjangkau, harga mulai berkisar Rp.25.000. tergantung jenis barang apa yang di inginkan pelanggan.

2.5 Distribusi

Daya saing butik daur ulang adalah social enterpreneur. Pengelolaan bisnis butik daur ulang tidak murni semuanya berorientasi profit (rupiah) tapi juga ke arah sosial. butik daur ulang juga melakukan kegiatan sosial yang dilakukannya setiap bulan di desa. Disana mereka menawarkan program nya. Dan juga ada beberapa tempat yang tertarik meniru mode bisnis mereka. Dengan cara mengedukasi masyarakat mengenai sampah dan cara mendaur ulangnya,secara tidak langsung terbentuklah ekosistem pemasaran yang sangat efektif bagi keberlangsungan butik daur ulang.

2.6 Promosi

Agar produknya di kenal masyarakat luas butik daur ulang menggunakan sistem pemasaran secara online dengan begitu produknya dikenal ke seluruh indonesia dan juga pastinya akan mendapatkan keuntugan yang besar. Hingga saat ini usaha butik daur ulang sudah memiliki pasar dari ujung barat sampai ujung paling timur indonesia. Bahkan butik daur ulang sudah mengirimkan produknya ke beberapa negara antara lain yaitu : Amerika , Jerman , Jepang , dan filiphina merupakan konsumennya.


 BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Sampah plastik memiliki kekurangan dan keuntungan. Kekurangannya adalah rendah nya tingkat kesadaran masyarakat akan sampah plastik yang dapat menyebabkan dampak terhadap lingkungan sekitar seperti pencemaran tanah , pencemaran air dan sebagainya. Dan keuntungan sampah plastik dapat di daur ulang dan akan menghasilkan suatu produk yang memiliki nilai harga jual.

Dengan adanya bisnis butik daur ulang milik Hijrah Purnama selain mengurangi volume sampah plastik yang semakin hari semakin bertambah dapat juga dapat membantu meningkatkan ekonomi  dan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya dan juga menghasilkan produk yang dapat bermanfaat.

3.2 Saran

Masyarakat harus memiliki kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan apalagi sampah plastik karena sulit diuraikan oleh tanah. Dan juga supaya tidak terjadi penumpukkan sampah plastik yang berlebihan seharusnya kita masyarakat mengurangi daya pakai plastik dan beralih dengan menggunak yang lebih ramah lingkungan.




BAB IV

REFERENSI





















Komentar